Powered By

emperordeva

Powered by Blogger

Kamis, Agustus 07, 2008

Bebas SPP untuk 50 Mahasiswa Baru

Unhi Buka Prodi Hukum Agama Hindu
TAHUN akademik 2008/2009 ini, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) membuka Program Studi (Prodi) Hukum Agama Hindu. Prodi dengan izin operasional Keputusan Menteri Agama RI No : 56/2008 bernaung di bawah Fakultas Ilmu Agama. Menariknya, untuk tahun akademik ini tercatat 50 orang mahasiswa baru dari Prodi Hukum Agama Hindu diberikan fasilitas bebas SPP sampai "tamat". Sedangkan fasilitas bebas uang gedung diberikan untuk seluruh mahasiswa. Ketua Prodi Hukum Agama Hindu Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.H. didampingi Dekan Fakultas Ilmu Agama Unhi Drs. I Wayan Suka Yasa, M. Si. mengatakan hal itu kepada Bali Post, Sabtu (26/7) lalu.

Dengan menerapkan kurikulum berbasis kompetensi, kata Gelgel, lulusan Prodi Hukum Agama Hindu diarahkan menjadi Sarjana Hukum Agama (SH. Ag.) yang profesional dan bermoral. Mereka juga dipersiapkan memiliki kompetensi keilmuan (Ilmu Hukum/Hukum Hindu dan Hukum Adat), kemampuan dan keterampilan dalam menangani kasus-kasus yang terkait dengan masalah hukum dalam kehidupan masyarakat (Hindu).

"Mereka juga diarahkan memiliki kemampuan berkomunikasi dan menajerial dalam pelayanan hukum yang berkeadilan dan bermoral," katanya dan proses transfer ilmu di Prodi Hukum Agama Hindu didukung oleh Lab Bahasa Inggris, Komputer dan Perpustaan yang sangat representatif serta tenaga pengajar/dosen dengan kualifikasi akademik yang tidak perlu diragukan lagi.

Dalam rangka persiapan perkuliahan mahasiswa baru, kata Gelgel, pihaknya menggelar lokakarya "Membahas Kurikulum Berbasis Kompetensi" dengan mengahadirkan sejumlah Guru Besar dan Doktor Ilmu Hukum dari Unhi dan Unud. Pakar-pakar yang terlibat di antaranya Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.H., Prof. Dr. I Nyoman Sirtha, S.H., M.S., Prof. Dr. I Ketut Merta, S.H., M.H., Dr. W. P. Windia, S.H., M. Si. dan lain-lain.

"Kurikulum itu disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat yang terkait dengan persoalan-persoalan Hukum Hindu dan adat pada masa kini seperti kasus-kasus adat, praktek-praktek hukum dan persoalan-persoalan Hukum Hindu dan adat pada masa depan seperti Peradilan Agama Hindu," katanya dan menambahkan, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa baru mendaftarkan diri guna mengikuti SPMB Gelombang II yang dibuka mulai 26 Juni hingga 10 Agustus mendatang.(ian/*)

http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=11&id=2806

Artikel Yang Berhubungan



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kami Mohon kesediaannya anda untuk memberi komentar, Terima Kasih

 
web tracker